JAKARTA, Indotimes.co.id – Laga final Indonesian Basketball League (IBL)
Tokopedia 2023 yang antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta melawan Prawira Harum Bandung akan menjadi final ideal, karena mempertemukan dua tim yang sedang dalam penampilan terbaiknya saat ini.

Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah, mengakui laga pamungkas IBL 2023 sebagai laga yang memang pantas ditunggu-tunggu, menentukan tim yang terbaik.

Menurutnya pertemuan antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta melawan Prawira Harum Bandung merupakan final ideal.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di Jakarta, Selasa (18/7), Junas mengatakan selain menarik dari dalam permainan, duel tim dari dua kota yang berbeda ini juga bagus dari aspek di luar lapangan. Menurut dia, ada aspek bisnis yang mana Jakarta dan Bandung adalah dua pasar terbesar IBL saat ini.

“Kita lihat dengan sistem home and away semua tim berlomba tidak cuma sukses di lapangan tetapi juga luar lapangan dengan mendapat dukungan dari suporter langsung. Ini sangat baik bagi klub dan berimbas kepada pemain,” ujarnya.

Sementara itu kapten Tim Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Andakara Prastawa Adhyaksa mengaku sudah sangat siap menghadapi laga final IBL 2023.

“Persiapan sudah 100 persen, usai laga semifinal dimana kita melakoni laga yang keras. Sejak Senin sudah mulai latihan, Kita siap menghadapi final nanti,” kata Prastawa.

Prastawa mengaku timnya siap tampil maksimal di laga final ini, di manapun laga final dimainkan.”Pada semifinal lalu kita menang di kandang Satria Muda, Kita juga ingin kalahkan Prawira di kandangnya,”tegasnya.

Mengenai main di Gedung Basket Senayan Jakarta, shooter andalan Timnas Indonesia ini menyatakan, tidak ada masalah mereka main dimanapun, termasuk di Haal Basket Senayan, yang menjadi kandang mereka di final pertama nanti.

“Kita sebelumnya berhasil menyulap Britama Arena jadi kandang kita, nanti akan kita orenkan Senayan. Untuk adaptasi saya rasa tidak masalah,” ungkap Prastawa.

Dari kubu Prawira Harum Bandung, semangat untuk meraih gelar juara, akan menjadi motivasi utama para pemainnya.

Prawira berambisi mampu mengukir sejarah, guna mengakhiri puasa gelar selama 25 tahun.

Prawira Bandung terakhir kali menjuarai kompetisi basket tertinggi pada 1997 dan 1998. Saat itu, mereka masih memakai nama Garuda Bandung.

Laga final IBL 2023 akan digelar dengan sistem best of three. Pelita Jaya sebagai peringkat tiga akan menjadi tuan rumah final pertama pada Kamis (20/7) dan memilih Hall Basket Senayan sebagai home base-nya.

Prawira Bandung akan menjadi tuan dalam dua gim selanjutnya yang berlangsung di GOR CTra Arena Bandung, yakni pada Sabtu (22/7) dan bila diperlukan gim ketiga pada Minggu (23/7).