Persiapan Asian Para Games 2018 Mepet, INAPGOC Maksimalkan Pengunaan Dana

JAKARTA, Indotimes.co.id – Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) memastikan dana Rp 85 miliar yang sudah tercairkan segera digunakan untuk persiapan perhelatan  olahraga akbar kaum disabilitas se-Asia.

Demikian dikatakan Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari dalam seusai pertemuan delegasi teknis (Technical Delegate Meeting) kedua  Asian Para Games 2018  di Jakarta, Jumat (1/12).

Menurut Okto sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, dana tersebut sudah cair sejak 23 November 2017 lalu. “Betul dana sudah cair, dan akan kami gunakan langsung untuk semua kebutuhan, kami akan maksimalkan penyerapannya sebesar Rp. 60 miliar,” kata Okto yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), didampingi Bayu Rahadian  Sekjen INAPGOC yang juga Asdep Layanan Olahraga Khusus Kemenpora, dan Adiati Noerdin Staf Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kemenpora.

Okto memastikan meski dana sudah cair, pihaknya hanya bisa menggunakan untuk anggaran yang besarnya Rp. 200 juta, karena terkendala tender.

Baca juga :  Keberadaan POI, Dukung Kesiapan Indonesia Hadapi Olimpiade 2032

“Untuk mempercepat penggunaaan anggaran diwaktu yang mepet, kami hanya akan menggunakan dana sebesar Rp.200 juta, jika menggunakan tender dengan dana besar waktunya akan tidak cukup. Selain itu kami juga masih membutuhkan dana untuk tahun 2018,” jelas Okto.

Pernyataan Okto ini terkait persiapan  Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung Oktober tahun depan. Penyelengaran Asian Para Games ini, merupakan kelanjutan dari gelaran Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, pada Agustus mendatang.

Okto menambahkan pihaknya berharap tidak hanya dukungan anggaran, namun juga peran serta Kementeriaan PUPR untuk membantu perbaikan infrastruktur untuk keberhasilan Asian Para Games 2018.

“Infrastruktur domain di Kementerian PUPR, hal ini pun sesuai masukan dari pihak peserta Tecchnical Delegate yang sudah mengunjungi venue serta perkampungan atlet, dimana memerlukan penambahan fasilitas, karena dinilai tidak ramah bagi atlet difabel,” jelas Okto.

Baca juga :  Dahsyat, Rama dan Angga Jadi Juara Baru One Pride MMA

Okto juga berharap sejalan dengan persiapan Asia Para Games 2018 yang tengah berjalan, pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR segara melengkapi kekurangan tersebut, sehingga pada saatnya nanti semua kekurangan itu sudah dapat terpenuhi seluruhnya dan Asian Para Games 2018 berjalan lancar dan sukses sebagaimana harapan semua pihak.