SUKABUMI, Indotimes.co.id – Pagelaran Sepeda Nusantara 2018 yang berlangsung di 34 provinsi, memasuki tahapan akhir . Program Pemuda dan Olahraga () bertujuan menyehatkan serta membugarkan masyarakat, Minggu (25/11) berlangsung di tiga titik, yaitu Kota Sukabumi (Jabar), Kabupaten Maros dan Bantaeng (Sulsel), secara serentak.

Kegiatan yang sukses menggelorakan masyarakat berolahraga bersepeda tersebut, kini tinggal menyisakan dua kota yaitu di dan kota Probolinggo (Jatim), untuk menggenapi 70 Kab/Kota yang dicanangkan oleh Kemenpora di awal tahun 2018 ini.

Kegiatan Sepeda Nusantara 2018 di Kota Sukabumi diikuti oleh 2000 pesepeda. Lapangan Merdeka menjadi pilihan sebagai tempat start dan finish.

Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi S.Ag. MM bersama dr. Bayu Rahadian Sp.Kj, Asisten Deputi Pengelolaan Olah Raga dan Khusus Kemenpora dibawah komando Imam Nahrawi melepas ribuan peserta, yang sejak Minggu oagi memadati lokadi kegiatan.

Ahmad Fahmi berterima kasih dan senang atas kepercayaan Kemenpora yang telah memberikan kepercayaan Kota Sukabumi menjadi penyelenggara Sepeda Nusantara 2018.

“Semoga ke depan Sukabumi tetap terus diupayakan program program penguatan unggulan Kemenpora,” ujar Ahmad Fahmi.
Sementara itu, dr Bayu Rahadian sangat mengapresiasi semangat dari warga kota Sukabumi yang ikut ambil bagian dalam memeriahkan acara Sepeda Nusantara 2018 ini.

“Kami mengapresiasi semangat dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bersepeda, terutama dalam kegiatan ini. Ke depan sudah tentu kami akan proritaskan kota Sukabumi untuk kegiatan unggulan Kemenpora,” ujar dr Bayu Rahadian.

Selain di Sukabumi, , Sepeda Nusantara 2018 juga diselenggarakan di dua titik lainnya yakni Maros dan Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang mencapai 18 ribu peserta berlangsung meriah

Melihat animo berolahraga para masyarakat, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Dr. Raden Isnan M.Pd mengatakan bahwa hal itu tak lepas dari peran serta kepala setempat.

“Kami mengapresiasi kepada segenap masyarakat yang sangat antusias mengikuti program dari Kemenpora bernama Sepeda Nusantara 2018 ini, hal tersebut tak lepas dari kepedulian para Bupati/Walikota daerah setempat terhadap olahraga terutama bersepeda,” kata Isnanta.

Isnanta menambahkan keikutsertaan masyarakat dalam program Sepeda Nusantara ini melebihi ekspektasi.

“Alhamdulillah, keikutsertaan masyarakat dalam program Sepeda Nusantara ini hampir di semua titik diatas 2000 peserta. Itu melebihi target kita disetiap titiknya yakni 1000 peserta. Artinya, masyarakat sudah semakin banyak yang sadar betapa pentingnya olahraga memiliki jasmani yang sehat serta bugar, karena mampu meningkatkan kualitas dan produktifitasnya,” pungkas Isnanta.