SENTUL, Indotimes.co.id – Tim putri Elektrik (JEP) harus mengakui keunggulan Jakarta Fastron (JPF) 1-3 (26-28, 25-16, 21-25, 24-26) dalam lanjutan Proliga 2022 seri kedua putaran pertama hari terakhir, di GOR Kawah Candradimuka, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, , Minggu (16/1).

Seharusnya laga bisa berjalan lima set, jika saja anak-anak JEP mampu meraih satu poin, saat kedudukan 24-19 untuk JEP di set keempat. Akan tetapi, tim Jakarta Pertamina Fastron mampu mengunci anka JEP, bahkan mereka mampu menyamakan kedudukan, dan akhirnya memenagkan laga ini dengan skor akhir 26-24. Dan membuat pertandingan berakhir 3-1.

“Saya melihat tim saya ini masih banyak pemain mudanya. Mereka masih harus diingatkan supaya tidak membuat kesalahan,” ujar pelatih JEO, Risco kepada usai pertandingan.

Menurut Risco, meski gagal meraih kemenangan, namun tim asuhannya sudah bermain baik, mereka masih muda-muda, banyak pelajaran yang diambil dari laga ini. “Ke depannya saya optimis tim ini bisa tampil menyulitkan kontestan lain dengan materi seperti ini,” tandas Risco.

Kekalahan dari Jakarta Pertamina Fastron merupakan kekalahan kedua tim JEP. Sebelumnya Nurlaili Kusuma Diningrat dan kawan-kawan, juga kalahkan dari Jakarta Popsivo Polwan 2-3.

Sementara itu, pelatih Jakarta Pertamina Fastron, Octavian mengaku beruntung dewi fortuna berada dipihaknya dalam laga ini. “Kami sempat tertinggal dan bisa mengembalikan kedudukan,” tukas Octavian.
Diakuinya, timnya sempat mendapat sedikit kesulitan menerapkan strategi di lapangan. “Makanya tadi beberapa kesempatan kurang berjalan dengan baik,” pungkasnya.