JAKARTA, Indotimes.co.id -Tim DavisCup Indonesia bakal menjamu unggulan kelima, Venezuela pada babak Play Off World Group ll di Stadion Tenis Gelora Bung Karno Jakarta, 4-5 Maret 2022 mendatang.

“Insya Allah, kita bisa mengalahkan Venezuela,” ucap Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar yang digadang-gadang kembali memimpin induk organisasi tenis nasional periode kedua.

Pasukan Merah Putih wajib menang pada laga itu agar tak terjerembab ke Grup Ill ajang perebutan lambang supremasi tenis beregu putra dunia.

Laga pada awal Maret itu merupakan pertemuan perdana antar kedua negara. Venezuela bertengger di posisi ke-57, sedangkan Indonesia di urutan ke-65 dalam daftar peringkat Piala Davis per 6 Desember 2021.

Sepertinya Davis Cup Indonesia akan bertumpu pada Christopher Rungkat, sementara Venezuela mengandalkan Luis David Martinez (32) yang pernah bercokol di peringkat 300an tunggal ATP dan saat ini berada di posisi 110 ganda ATP.

Baca juga :  Tiket Pembukaan Asian Games Nyaris Habis

Tim Davis Cup Indonesia, harus melakoni laga play off Davis Cup Grup II, setelah dikalahkan Barbados 1-3 pada babakpertama Grup II Dunia Davis Cup 2021di National Tennis Centre St. Michael, Barbados September 2021 lalu.

Skuad Merah Putih yang hanya mengandalkan dua petenis muda Justin Barki dan Gunawan Trismuwantara, harus mengakui.keunggulsn tuan rumah Barbados 1-3.

Sempat mengimbangi tuan rumah Barbados pada hari pertama pada 17 September 2021, lewat kemenangan Justin Barki atad Kaipo Marshall dengan skor 6-2, 6-4. Sementara Gunawan Trismuwantara kalah telak dari Darian King dengan skor 1-6, 1-6.

Namun di hari kedua, yang berlangsung pada 28 September 2021, Justin Barki/Gunawan Trismuwantara yang turun di sektor ganda harus mengakui kehebatan wakil Barbados Darian King/Haydn Lewis setelah takluk dengan skor 1-6, 6-7(7).

Sementara Justin Barki yang kembali turun pada nomor tunggal kalah dari Darian King yang notabene petenis terbaik Barbados dengan skor 2-6, 4-6.

Baca juga :  Persiapan Asian Para Games 2018 Capai 90 Persen

Kekalahan tersebut, memaksa Indonesia pun harus melakoni laga play-off untuk bisa bertahan di Grup II dalam ajang perebutan lambang supremasi tenis beregu putra tahun depan.

Pada babak play-off Grup II
Indonesia akan berjuang bersama 11 negara lainya yang juga mengalami nasib serupa, yang kalah dari lawan di babak pertama.

Dan Indonesia akhirnya berjumpa
Venezuela, di babak play-off Grup II yang dijadwalkan berlangsung pada 4-5 Maret 2022 mendatang.

Secara keseluruhan, akan ada 24 tim yang bersaing pada babak play-off. Selain 12 tim yang kalah di babak pertama Grup II, ada pula 10 tim dari berbagai zona di Grup III yang berjuang untuk bisa naik kasta dan dua tim yang kalah dalam laga knock-out Grup II.