, Indotimes.co.id – Timnas Pelajar U-15 Indonesia lolos ke babak final International Football Championship (BIFC) 2018, setelah mengalahkan tim asal China Hubei FC dengan skor 3-1 (2-1) di Stadion Beji Mandala, Badung, Bali, Kamis (6/12) malam.

Kedua tim bermain cukup hati-hati untuk tidak saling membuat kesalahan sejak kick off dimulai. Serangan balik yang diterapkan tim Hubei ternyata berjalan efektif setelah pemain Wang Lin Jie berhasil menyarangkan bola ke gawang Indonesia.

Tertinggal 0-1 membuat Pelatih Firman Utina mencoba menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain tenang dengan memanfaatkan kesalahan lawan.

Hasilnya kerja keras Syukran Arabia Samual dan kawan kawan akhirnya membuahkan hasil setelah striker Ardi Ardian berhasil mencetak gol balasan pada menit ke 23.

Skor 1-1 pun membuat kepercayaan diri pemain naik, Ardi kembali mengukir namanya di papan skor pada menit 49 dan membawa keunggulan jadi 2-1. Skor pun tidak berubah hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua pemain Timnas Pelajar U-15 Indonesia semakin semangat untuk melancarkan serangan. Upaya akhirnya membuahkan hasil, tendangan bebas Mohamad Afif Fathoni di menit 59, menjebol gawang Hubel yang dikawal kiper Zhang Mingkai. Skorpun berubah 3-1 untuk Indonesia, yang bertahan hIngga.pertandingan berakhir.

“Alhamdulillah kita bisa lolos ke babak final, secara permainan anak-anak sudah mulai menunjukkan penampilan yang lebih baik,” kata Firman.

Firman mengakui pada babak pertama pemainnya masih grogi, karena baru ini mereka main malam.

“Meski sempat tertinggal terlebih dahulu, namun saya meminta pemain untuk tenang dan tidak panik. Saya minta kepada pemain untuk terus menekan dan sambil mencari celah memanfaatkan kesalahan lawan,” tandas Firman.

Pada final, Timnas Pelajar akan menghadapi pemenang antara Bara FC kontra Tim asal Felda United FC yang baru akan bertanding Jumat (7/12) besok.

“Menurut saya siapapun tim yang main di semi final pasti semuanya bagus. Saya sudah melihat langsung bagaimana permainan kedua tim, dan semuanya wajib ountuk diwaspadai,” pungkas Firman.