JAKARTA, Indotimes.co.id – Pecatur Indonesia FM Rian Kapriaga (2096) memimpin perolehan poin sementara katagori open Turnamen JAPFA Fide Rated 2025, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta Minggu (11/5).
Hingga babak ketiga, yang berakhir Minggu petang, Rian berada dipuncak klasemen dengan torehan poin 3 bersama pecatur Indonesia lainnya Dicky Aditya (2003), namun Rian unggul poin kemenangan.
Rian yang pada hari pertana turnamen, atau babak pertama, Sabtu (10/5) berada diposisi kedua dibawah pecatur senior IM Irwanto Sadikin (2153)), meski sama-sama mengemas poin1. Pada babak pertama Rian mampu mengatasi pecatur Australia, FM Reyaansh Chakrabarty (2346).
Namun Rian langsung mengambil pimpinan perolehan poin pada pertandingan babak kedua yang berlangsung Minggu (11/5) pagi, dengan raih poin 2, setelah menundukan pecatur kawakan GM Cerdas Barus (2298).
Posisi Rian semakin kokoh, setelah di babak ketiga, dia mampu menundukan pecatur senior lainnya IM Anjas Novita (2348), tambahan 1 poin mengamankan posisinya dipuncak klasemen dengan poin 3.
Dicky Aditya yang berada di posisi kedua juga mengemas poin 3, setelah di babak pertama unggul atas Junaid Pamungkas (2114). Kemudian memang atas Nayaka Budhidharma (2390) pada babak kedua, serta menundukan pecatur Arif Abdul Hafiz (2339)di babak ketiga.
Sementara hingga babak ketiga katagori Open, posisi ketiga hingga ke delapan masing-masing ditempati,CM Fabian Glen Mariano (2402), FM Zacky Dhia Ulhaq (2303), Akbar Akmalnaidi (2148), Stevanky (2188), Muhammad Kemalsyah (2171), dan Claudio Vargues Vasco Lasama (2112), yang sama-sama meraih poin 2,5.
Untuk katagori Challenger, hingga babak ketiga, poin tertinggi ditempati WFM Amanda Suci Fitriyani (1995) dengan poin 3, bersaing ketat dengan Zainal Arifin (1885) dan Dominicus Winston Lin (1682) yang juga sama-sama mengemas poin 3.
Pecatur Muda Harus Selalu Siap dan Miliki Strategi Jitu
Sementara itu Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto menegaskan para pecatur muda Indonesia harus memiliki kemampuan strategi yang jitu dalam setiap pertandingan.
Hal itu disampaikan. GM Utut Adianto saat melakukan program coaching clinic ditengah berlangsungnya Turnamen JAPFA Fide Rated 2025 di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Minggu (11/5).
Menurutnya coaching clinik dilakukan ditengah pelaksanaan Turnamen JAPFA Fide Rated 2025 untuk memberikan tambahan strategi kepada pecatur muda utamanya bermain posisional.
“Coaching clinic perlu dilakukan, bukan untuk menggurui tapi untuk mengingatkan bagi para pecatur khususnya yang muda-muda untuk bermain dengan kemampuan strategi yang jitu,”ungkap Utut Adianto.
Selain itu para pecatur, khususnya para pecatur muda juga harus selalu siap setiap menghadapi kejuaraan atau turnamen yang akan diikutinya.
Utut mencontohkan, waktu di Mongolia tim catur Indonesia hanya Shafira ( Shafira Herfesa Devi) yang membawa papan catur , sedang sisanya tidak, itu menunjukan bahwa pecatur tersebut selalu siap, dan ditunjukkan dengan merebut juara zonal 3.3 Asia.
Terkait program coaching clinik yamg dllakukan GM Utut Adianto ditengah berlangsungnya Turnamen JAPFA Fide Rated 2025, menurut Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia, R. Artsanti Alif, menjadikan nilai turnamen menjadi lengkap.
“Hadirnya Pak Utut dalam program coaching clinic sangat luar biasa karena sebagai Ketua Umum PB. Percasi dan legenda catur nasional sangat peduli mau memberikan ilmu kepada pecatur muda,”ungkap Retno Artsanti.
“Tentunya semangat yang tak kenal lelah dari GM Utut untuk mendidik dan mencari pecatur muda menginspirasi JAPFA untuk berlolaborasi dalam pembibitan pecatur muda dengan mencari calon pecatur berbakat dengan integrasi dengan program JAPFA for kids.” tambahnya.
Menurut Artsanti, selain mendukung program kompetisi catur nasional dengan PB. Percasi yang telah berjalan 26 tahun, Pembinaan lewat program JAPFA for Kids dengan mencari bibit pecatur tingkat sekolah diseluruh Indonesia telah cukup berhasil mencari pecatur muda yang dapat mendukung lahirnya pecatur kuat di daerah binaan JAPFA.