JAKARTA, Indotimes.co.id – JAPFA FIDE Rated tidak hanya sekedar menjadi Turnament Internasional semata, tetapi juga menjadi ekosistem untuk pembinaan prestasi pecatur professional Indonesia,” Ujar R. Artsanti, VP-Head of Social Investment JAPFA.
“Kami Bahagia FIDE Rated turnamen untuk mencari elo rating Federasi Catur Internasional kali ini mampu menjadi ekosistem yang sehat untuk mendukung prestasi pecatur muda Indonesia,” ujarnya.
Rasa bahagia pihak JAPFA juga bertambah memasuki 26 tahun kemitraan dengan PB Percasi berapa turnamen yang digelar telah memunculkan pecatur muda seperti IM Nayaka Budhidarma dan IM Satria Duta Cahaya telah mampu memasuki persaingan level nasional maupun internasional.
“Selain itu hadirnya pemain international baik di Challenger ataupun di Open pada gelaran JAPFA FIDE Rated merupakan salah satu indikasinya turnamen semakin berkualitas,” imbuh Artsanti.
Diharapkan ekosistem sehat ini juga berimbas pada program JAPFA for Kids yang melakukan pembinaan pecatur pelajar di seluruh Indonesia.
Diajang JAPFA FIDE Rated kali ini, satu pecatur binaan JAPFA for Kids asal Gorontalo Taufik Defasya Eda juga tampil. Taufik bersaing dengan 150 pecatur pada kategori Challenger. Hingga babak 4, Taufik sementara berada diperingkat 28 meraih 3 point.