JAKARTA, Indotimes.co.id – Grand Master (GM) Susanto Megaranto akhirnya tampil sebagai juara katagori open pada turnamen catur JAPFA FIDE Rated 2026 yang berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Selasa (26/5). Susanto (2476) menjadi yang terbaik di turnamen ini, setelah mengumpulkan 7,5 angka kemenangan (VP) dari sembilan babak yang dilakoni,
Hasil itu didapat Susanto setelah pada babak kesembilan mampu mengalahkan International Master (IM) Tirta Chandra Purnama (2271). Tambahan satu angka ini, membawanya unggul atas pesaing terdekatnya GM Novendra Priasmoro (2408) yang mengemas 6,5 VP, setelah pada pertandingan terakhir hanya mampu bermain remis melawan IM Fabian Glen Mariano (2361).
Sementara IM Tirta Chandra ada di urutan ketiga, juga dengan 6,5 VP, namun dia kalah nilai Solkoff dari Novendra. Posisi keempat diraih IM Satria Duta Cahaya (2405) dengan 6,5 VP, dan Stevanky (2295) dengan 6 VP diposisi kelima.
Selepas acara penutupan Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026, Susanto Megaranto mengungkapkan bahwa persaingan dalam turnamen berlangsung ketat sejak babak awal hingga akhir. Menurutnya, pengalaman bertanding dalam turnamen rating internasional sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas permainan.
“Sebenernya cukup baik, tapi mungkin butuh pengalaman lebih banyak lagi. Justru itu harus diperbanyak turnamen rating karena di sini lebih banyak catur cepat dan blitz,” ujar Santo sapaan akrab Susanto Megaranto.
Dia menyebut pertandingan paling berat dialami pada babak kedelapan saat menghadapi Stevanky. Laga tersebut dianggap menjadi titik penting dalam perjalanan meraih gelar juara turnamen.
“Babak paling berat mungkin saat melawan Stevanky di ronde kedelapan. Dari situ saya lebih percaya diri untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya,” tutupnya.
Untuk katagori Challenger gelar juara diaraih pecatur veteran , Sudung Tampubolon setelah mengumpulkan angka kemenangan (VP) 8 dari se,nian babak yang dialajani. Sudung unggul atas Jalaludin Al Mubarok dan Marrhuimawan Maximiliano yang sama-sama mengemas 7,5 VP, yang harus puas menempati peringkat kedua dan ketiga.
Sementara itu, pihak JAPFA mengapresiasi dukungan PB Percasi yang membuat turnamen berjalan lancar. JAPFA juga bangga karena dua pecatur dari JAPFA Chess Club berhasil finis di posisi pertama dan ketiga kategori open.
“Kami berterima kasih kepada Percasi atas dukungannya sehingga turnamen berjalan lancar. Kami juga senang dua pecatur dari Java Chess Club berhasil menjadi juara,” ujar Ng Iwan, Head of Internal Audit JAPFA.
PB Percasi Dorong Pecatur Muda
Wakil Ketua Umum PB Percasi Pandapotan Sinaga melihat minat masyarakat terhadap catur terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dia menilai kemunculan pecatur muda di kategori open menjadi sinyal positif.
“Kita lihat, seperti untuk kelas open ini, yang muda juga banyak yang muncul, seperti Satria Duta, Aditya, Stevanky. Seperti yang dikatakan Santo tadi, bahwa tantangan dia yang paling berat malah Stevanky yang masih muda,” ujarnya.
Pandapotan juga memastikan kepengurusan baru Percasi akan mendorong lebih banyak pecatur muda tampil di turnamen luar negeri demi meningkatkan elo rating dan melahirkan grandmaster baru Indonesia.
“Kita akan mendorong mereka untuk bisa bertanding-bertanding ke luar negeri untuk bisa menaikkan elo rating dan bisa mendapatkan grandmaster-grandmaster yang baru,” tandasnya.
Turnamen Catur JAPFA FIDE Rated 2026 diikuti 350 pecatur dari Indonesia dan 7 negara lainnya, berlangsung dari tanggal 22 Mei hingga 26 Mei 2026. Turnamen ini memainkan catur standar dengan 9 babak dengan total hadiah Rp180 juta.