JAKARTA, Indotimes.co.id – Andalan Indonesia, Muhammad Rifqi “Tole” Fitriadi (24) meraih gelar tunggal seri ketiga Harum Energy Mens World Tennis Tour 2023, yang berakhir di Jakarta, Minggu (2/7).

Pada partai puncak, tunggal terbaik Merah Putih itu mengandaskan unggulan keenam asal Thailand, Palaphoom Kovapitukted dua set langsung,6-3 6-4.
di lapangan tenis The Sultan Hotel and Residence.

“Tentunya sangat bahagia bisa juara pekan ketiga ajang ini. Turnamen ini sangat membantu para petenis Indonesia. Dengan bertanding di rumah sendiri, kita tidak perlu memikirkan biaya akomodasi. Kita jadi semangat lagi dalam berkompetisi,” tutur peringkat 695 dunia.

Rifqi membuka set pertama dengan mengamankan servisnya. Usai imbang dua gim, unggulan kelima ini merenggut satu servis lawan ketika membukukan tiga gim beruntun. Sementara itu, bolanya tidak pernah terlepas. Jarak ini pun bertahan hingga akhir set, ia unggul, 6-3.

“Saya bermain konsisten dan agresif. Laga ini sangat sengit dan tensinya sangat tinggi. Saya berhasil mendapatkan momentum untuk menyerang di poin-poin krusial,” paparnya.

Pada set kedua, aksi berbalas break terjadi. Kedua finalis tidak mampu mengamankan servis sendiri sebelum gim keempat masing-masing. Ketika matahari mulai menanjak, Rifqi mampu memecahkan kebuntuannya. Tiga gim berturut-turut tercatat atas namanya.
Forehand menukik tajam ke sisi kiri pertahanan lawan berhasil menyelesaikan laga partai puncak, 6-4.

Sepanjang laga, Rifqi bermain nyaris tanpa kesalahan. Peraih emas SEA Games 2023 ini hanya membukukan sekali double faults dan unforced error.

Sementara itu, ia berhasil mencetak dua aces dan menghindarkan seperempat upaya break selama laga satu setengah jam.

Gelar profesional perdana petenis
kelahiran Banjarmasin Kalimantan Selatan ini pun mengakhiri dahaga gelar profesional bagi tunggal putra Indonesia sejak terakhir kali Christopher Rungkat merengkuhnys pada ITF Future Series di Karebosi, Makassar (Sulawesi Selatan), 2016.

Bagi Rifqi ini sendiri, gelar internasional ya g diraihnya ini menuntaskan rasa penasarannya usai takluk pada partai final pertamanya di ITF.M25, April lalu.

“Target besarnya tahun ini Asian Games. Untuk mempersiapkan diri, saya akan bermain di M25 Jakarta, Agustus serta beberapa turnamen selevel di Taiwan dan Thailand,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Rifqi, Revy Raturandang, menyatakan bahwa petenisnya ini memang bermental juara.

Ketangguhan mental itu pula yang melejittkan peringkatnya. Sepekan mendatang, donasi 15 poin akan membawanya ke rangking 540-an tunggal dunia.

“Saya mengembangkan permainan Rifqi lebih agresif. Ia bertipikal pemain baseline, yang suka menunggu di belakang dan pasif. Tapi, saya coba dia untuk maju ke depan dan menghabisi poin dengan voli. Saya buat dia jadi pemain yang menguasai seluruh lapangan,” ungkap Revy.

Revy menambahkan, servis serta backhand anak didiknya makin baik. Dengan posisi yang lebih tegak lurus, servisnya melaju kencang dan memberikan kenyamanan dalam menyerang. Sementara itu, forehand menusuknya semakin diperkuat sebagai senjata.

“Setelah turnamen yang padat ini, saya memulangkan Rifqi ke Kalimantan Selatan. Refreshing, biar bugar mentalnya. Di rumah, Tole cukup menjaga kondisi fisiknya,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, ketiga seri turnamen yang disponsori perusahaan tambang yang melantai di bursa saham dengan kode HRUM ini telah berakhir.

Selain Rifqi, satu petenis tuan rumah, Justin Barki, yang menggandeng Thiemo de Bakker berjaya di sektor ganda pekan kedua.