JAYAPURA, Indotimes.co.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman sampaikan harapannya agar Papua menjadi tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi Indonesia. Hal tersebut disampaikan pada saat pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Jayapura, Jumat (5/6) .
“Satu tekad, menjadikan Papua sebagai pusat lahirnya atlet-atlet Indonesia yang mampu mempersembahkan prestasi di kancah dunia,” tegas Marciano
Sebelumnya, Ketum KONI Pusat menyinggung sejarah yang menjadi modal pembinaan Papua.
“Papua ini daerah yang sangat bersejarah dalam perkembangan prestasi olahraga di Indonesia, kita selalu ingat dan bangga pada 2021 saat penyelenggaraan PON ke-20, di masa Covid-19. Papua dapat menyelenggarakan PON yang diikuti 33 provinsi,” puji Marciano.
“Pada saat itu, Pak Gubernur adalah Kapolda Papua,” sambung Ketum KONI Pusat
Modal sarana prasarana olahraga berkualitas sudah ada sebagai peninggalan PON XX/2021 Papua. “Banyak venue berstandar internasional yang dibangun,” sebut Marciano.
Selanjutnya, Marciano berpesan kepada Ketum KONI Papua yang nantinya akan terpilih. “KONI dapat melaksanakan tugasnya seperti harapan masyarakat Papua, saya berharap Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua berjalan lancar,” jelas Marciano.
Gubernur Papua Komjen Pol Purn Mathius Derek Fakhiri menyampaikan pesan. “Olahraga untuk membangun karakter sebagai identitas olahraga, melalui olahraga kita bangun generasi muda yang kuat dan mampu bersaing di kancah nasional dan internasional,” terangnya.
Ditegaskannta, karena itulah olahraga harus menjadi instrumen pembangunan Papua, “Pemprov Papua berkomitmen memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah,” ujar gubernur merujuk beragam multievent yang akan dihadapi seperti PON Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara, PON Pantai 2026 di Jakarta, PON Indoor, PON Remaja 2027 dan PON XXII/2028 NTT-NTB.
“Kita harus tunjukkan kita tidak jago kandang,” tegas kandidat tunggal Musorprov KONI Papua 2026.
Sebelumnya, Kenius Kogoya menyampaikan peran olahraga bagi masyarakat Papua. “Olahraga bukan hanya arena prestasi tapi alat pemersatu di tengah keragaman suku, budaya dan sebagainya,” katanya.
Kenius mengajak seluruh entitas di Papua untuk bersatu demi prestasi Papua.