● OKX akan menerima dana surat utang jangka pendek AS ter-tokenisasi milik BlackRock, BUIDL, sebagai jaminan (collateral) berimbal hasil untuk perdagangan
● Standard Chartered menyediakan layanan kustodian yang komprehensif dan andal —
kerangka kerja jaminan ter-tokenisasi off-exchange pertama yang didukung oleh G-SIB
● Inisiatif ini meningkatkan utilitas Real-World Assets (RWA) ter-tokenisasi dan membuka
partisipasi pasar yang lebih luas
JAKARTA, Indotimes.co.id – OKX, perusahaan fintech global terkemuka dan platform perdagangan aset kripto, hari ini mengumumkan peluncuran kerangka kerja bersama dengan BlackRock dan Standard
Chartered untuk mengintegrasikan dana surat utang jangka pendek AS ter-tokenisasi BUIDL milik BlackRock ke dalam alur kerja jaminan (collateral). Kerangka kerja ini menjadi yang pertama kalinya bank dengan kategori globally systemically important bank (G-SIB) bertindak sebagai kustodian dalam pengaturan semacam ini. Melalui struktur ini, klien OKX dapat menyimpan jaminan dalam kustodian off-exchange yang teregulasi, sembari tetap dapat
memperdagangkan asetnya pada venue yang sama dan terintegrasi.
Melalui kerangka kerja bersama ini, klien VIP dan institusional OKX dapat menempatkan BUIDL sebagai jaminan yang disimpan off-exchange dalam kustodian teregulasi Standard Chartered, sementara perdagangan tetap dapat dilakukan secara mulus di OKX Middle East — meniadakan kebutuhan untuk memindahkan aset antar venue. Selain itu, BUIDL dapat
disetorkan dan diperdagangkan secara on-exchange, serta digunakan sebagai jaminan berimbal hasil (yield-bearing collateral) untuk margin trading.
Kerangka kerja ini menyatukan BUIDL milik BlackRock — yang di-tokenisasi oleh Securitize
(yang telah mengumumkan rencana penggabungan bisnis dengan Cantor Equity Partners II, Inc. (Nasdaq: CEPT)) — kustodian teregulasi Standard Chartered selaku G-SIB, dan infrastruktur eksekusi serta margin institusional milik OKX. Kerangka ini menghadirkan model
terintegrasi yang unik, di mana kustodian jaminan dan aktivitas perdagangan berlangsung dalam satu ekosistem yang terkoordinasi, mewakili kemajuan penting dalam upaya menanamkan tokenisasi ke dalam infrastruktur pasar global.
Tiga Manfaat Utama Kerangka Kerja
● Modal yang Produktif (Capital at Work): Kemampuan menggunakan BUIDL sebagai
jaminan mengubah margin yang sebelumnya idle menjadi aset penghasil imbal hasil
(yield-generating asset).
● Jaminan Universal (Universal Collateral): OKX memperluas utilitas Real-World Assets
dengan menetapkan BUIDL sebagai jaminan yang berlaku di seluruh platform
(platform-wide collateral).
● Perlindungan Superior (Superior Protection): Dengan BUIDL yang diamankan oleh
Standard Chartered, klien OKX memperoleh jaminan perdagangan yang terpisah dari
aset OKX, sembari tetap dapat bertransaksi di OKX tanpa perlu memindahkan kustodi
— memberikan perlindungan terhadap risiko default bursa.
Kerangka kerja ini, yang melibatkan perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, sebuah bank Tier 1 global, dan bursa aset digital terkemuka, membentuk kerangka utilitas baru bagi ekosistem mata uang kripto. Inisiatif ini memadukan keamanan keuangan tradisional (TradFi) dengan kelincahan pasar digital, sekaligus menanamkan tokenisasi RWA ke inti dari infrastruktur pasar global.
Kutipan Pernyataan
“BUIDL dirancang untuk menghadirkan manfaat tokenisasi pada eksposur terhadap surat utang
jangka pendek, sehingga investor yang memenuhi syarat dapat memperoleh imbal hasil dolar
AS melalui rel blockchain. Kerangka kerja bersama OKX dan Standard Chartered ini memungkinkan investor yang memenuhi syarat untuk membuka peluang baru dalam memanfaatkan jaminannya,” ujar Samara Cohen, Global Head of Market Development di
BlackRock.
“Kolaborasi ini menyoroti potensi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dalam skala besar. Dengan
memungkinkan institusi menggunakan BUIDL sebagai jaminan on-chain pada platform global OKX, kami meningkatkan efisiensi modal sekaligus menunjukkan bagaimana instrumen
keuangan tradisional dapat beroperasi secara mulus di pasar digital. Tokenisasi pada hakikatnya adalah membuat pasar yang sudah ada menjadi lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah diakses,” kata Haider Rafique, Global Managing Partner OKX.
“Peran kami sebagai kustodian dalam inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk
menghadirkan solusi yang tepercaya dan inovatif bagi klien seiring perkembangan ekosistem
keuangan. Dengan menyediakan kustodi yang aman atas BUIDL untuk skema jaminan ini, kami
memastikan klien dapat mengakses peluang aset digital dengan standar perlindungan dan kepatuhan yang tinggi. Kerangka kerja ini menunjukkan bagaimana lembaga keuangan tradisional dan infrastruktur pasar digital dapat bekerja sama untuk menghadirkan aset ter-tokenisasi secara aman dan efisien kepada investor global,” ujar Margaret Harwood-Jones,
Global Head of Financing and Securities Services di Standard Chartered.
“Kemitraan dengan G-SIB adalah pilihan yang disengaja, berakar pada bagaimana institusi sesungguhnya beroperasi. Klien yang sadar risiko mengharapkan jaminan perdagangannya disimpan oleh bank yang termasuk dalam kategori globally systemically important. Kerangka kerja ini dirancang untuk merefleksikan standar tersebut. Kombinasi struktur bankruptcy-remote dan sifat BUIDL sebagai jaminan berimbal hasil memberikan efisiensi modal sekaligus mitigasi risiko terbaik di kelasnya,” ujar Rifad Mahasneh, CEO OKX MENA dan CIS.
Peluncuran ini didahului oleh proses pengujian dan integrasi institusional yang ekstensif. BUIDL milik BlackRock diterbitkan di blockchain publik dan berinvestasi pada kas, surat utang jangka pendek (US Treasury bills), serta perjanjian pembelian kembali (repurchase agreements), dengan imbal hasil didistribusikan secara on-chain. Integrasinya ke dalam kerangka jaminan OKX membuktikan bahwa RWA ter-tokenisasi dapat beroperasi dalam skala besar di dalam alur
kerja institusional yang sudah ada untuk perdagangan, margin, dan manajemen likuiditas.
Baca Juga: GRIA Perkuat Fundamental: Laba Bersih Tumbuh 32,21%, Penjualan Tembus Rp 69 Miliar di 2025
Tentang OKX
OKX adalah perusahaan fintech yang memiliki misi untuk memodernisasi uang dan pasar. Saat ini, OKX dipercaya oleh lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia yang menggunakan layanannya untuk berinvestasi, bertransaksi, dan memperdagangkan aset digital di berbagai instrumen keuangan, termasuk pasar spot, futures, dan terdesentralisasi. Sebagai salah satu
platform terbesar di dunia, OKX dikenal melalui ekosistem bursa, dompet, dan on-chain yang
digunakan baik oleh pengguna individu maupun institusi besar.
OKX memiliki kantor regional di Amerika Serikat, Eropa, Uni Emirat Arab, dan Singapura, serta sejumlah kantor lokal di São Paulo, Hong Kong, Republik Türkiye, dan Australia. Selama beberapa tahun terakhir, OKX telah membangun salah satu perusahaan fintech yang paling patuh terhadap regulasi dan berlisensi di dunia.
OKX berkomitmen pada transparansi dan keamanan, serta menerbitkan laporan Proof of Reserves setiap bulan untuk memastikan dana pelanggan selalu terlindungi dan dapat diakses. Untuk informasi lebih lanjut, unduh aplikasi atau kunjungi okx.com.
Tentang BlackRock
Tujuan BlackRock adalah membantu lebih banyak orang mencapai kesejahteraan finansial. Sebagai fidusia bagi para investor sekaligus penyedia teknologi finansial, BlackRock membantu jutaan orang membangun tabungan yang menyertai mereka sepanjang hidup dengan menjadikan investasi lebih mudah dan terjangkau. Untuk informasi lebih lanjut tentang BlackRock, kunjungi www.blackrock.com/corporate.
Tentang Standard Chartered
Standard Chartered adalah grup perbankan internasional terkemuka yang hadir di 54 pasar paling dinamis di dunia. Tujuannya adalah mendorong perdagangan dan kemakmuran melalui keberagamannya yang khas, dengan warisan dan nilai-nilai yang tertuang dalam janji mereknya: Here for Good. Standard Chartered PLC tercatat di Bursa Efek London dan Hong
Kong.