JAKARTA, Indotimes.co.id – Dalam acara Maulid Kebangsaan yang berlangsung di Pondok pesantren Abdurrahman Wahid Soko tunggal, Ketua Patriot Garuda Nusantara, Nuril Arifin Husein berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa menjaga keamanan dan kenyamanan saat berlangsungnya KTT G20 di Pulau Dewata.

Sebab, gelaran ini menjadi kebanggaan dan momentum untuk membuktikan kepada dunia kalau Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik.

“Dipilihnya Jokowi menjadi Presiden G20 merupakan suatu kebanggaa bagi masyarakat Indonesia. Beliau mendapat tugas yang sangat luar biasa dan menjadi momentum dunia,” kata Gus Nuril dalam acara maulid kebangsaan, Senin (7/11).

“Jokowi berhasil harusnya kita bangga Indonesia akan menjadi bangsa besar yang diberi amanah supaya menjalankan amanah pernyataan rakyat dan mengumpulkan negara-negara besar untuk mengadakan konferensi untuk berfikir bersama memajukan dunia menjadi presiden yang ke-20,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Gus Nuril itu juga berharap agar selama gelaran KTT G20 berlangsung masyarakat Indonesia harus bisa menahan diri dalam melakukan hal-hal negatif.

Indonesia harus mencerminkan sebagai tuan rumah yang ramah dan sopan, sehingga meninggalkan kesan baik bagi seluruh delegasi serta menunjukkan kemampuan Indonesia di mata dunia.

“Saya berharap selama gelaran KTT G20 tidak ada aksi demo yang enggak karuan. Maka saya minta bapak Kapolri dan Panglima TNI untuk turun gunung karena kalau mau demo nanti-nanti saja karena kita akan menerima tamu seluruh dunia mata memandang kita. Kalau membuat kerusuhan seperti itu demo harus ditindak tegas,” tegasnya.

Pria yang juga menjadi Pimpinan Ponpes Abdurahman Wahid Soko Tunggal itu juga memastikan kalau NU dan Patriot Garuda Nusantara mendukung sepenuhnya gelaran KTT G20 berlangsung sukses dan lancar.

“NU, Patriot Garuda Nusantara mendukung sepenuhnya di seluruh Indonesia agar tercapai sukses G20 ini sehingga mata dunia akan melihat bahwa Indonesia bukan bangsa cemen-cemen,” ujarnya.

“Oleh karena itu seluruh bangsa Indonesia saya meminta untuk menjadi patriot, orang yang mencintai bangsa dan negara dan yang memiliki dalam adanya jiwa garuda dalam Garuda itu ada Pancasila maka kalau cinta negaranya makanya dia harus menjaga ideologi negara yaitu Pancasila,” tandasnya.

Sebagai informasi, Gelaran puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Pulau Dewata hanya tinggal menghitung hari.

Presidensi G20 yang saat ini dipegang oleh Indonesia merupakan sebuah kepercayaan dan kehormatan. Sebab, hal tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi bagi pemulihan ekonomi dunia.

Forum KTT G20 menjadi penting karena secara global menguasai 60 persen populasi dunia, 75 persen perdagangan dunia, dan 80 persen produk domestik bruto (PDB).

Dengan mewujudkan keberhasilan Presidensi Indonesia di KTT G20, maka kredibilitas Indonesia di mata dunia akan meningkat