
SUKOHARJO, Indotimes.co.id – Rafael Enrico Pribadi (14 tahun) melaju ke perdelapan final setelah membalaskan kekalahannya dari unggulan kelima asal Amerika Serikat, Brian Duan, pada pekan kedua turnamen DETEC International Junior Championship, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (1/6).
Bertanding di Stadion Gelora Merdeka, petenis belia asal Depok, Jawa Barat menang dua set langsung, 7-5, 6-3. “Saya bermain rapih, enggak banyak mati sendiri dan mengatur tempo. Dia (Brian) banyak mati sendiri. Mungkin karena kesal, ya, karena saya dianggap men-distraksi gamenya,” papar Rafael, siswa SMPN 30 Depok.
Strategi di atas merupakan hasil evaluasinya dari pertemuan pertama mereka pada pekan pertama turnamen bertitel resmi ITF (International Tennis Federation) J30 Sukoharjo. Kekalahannya pada perempat final pekan lalu, menurutnya, disebabkan kecerobohan dalam mengatur tempo dan ritme. “Pekan lalu, saya main boros, maksa, dan terburu-buru. Kalau first serve nyangkut atau out, saya langsung second serve,” akunya.
Pada perdelapan final, Rafael menghadapi kompatriotnya, Lukman Praditya Nugroho, yang mengatasi petenis Hungaria, Nandor Karoly, 4-6, 6-3, 6-2.
Meski belum pernah bertemu, petenis cilik optimis raih kemenangan. “Saya akan persiapkan sebaik mungkin. Istirahat yang cukup, makan yang baik,” tutur Rafael, penggemar Raja Tanah Liat, Rafael Nadal.
Dalam debutnya di tur resmi ITF, Rafael yang lolos berkat peringkat World Tennis Number untuk petenis di bawah 16 tahun ini menargetkan babak semi final. Apabila berjalan sesuai prediksi, langkahnya bakal cukup terjal lantaran bertemu unggulan pertama, Alfaradu Sumirat, pada perempat final.
Baca Juga: Jelang Piala Presiden 2026, Inilah Daftar Harga Tiket Pertandingan
Alfaradu sendiri juga telah lolos perdelapan final. Petenis asal Tanah Laut, Kalimantan Selatan mengatasi Raffa Rizky Ramadhan, 6-1, 6-4. Ia akan menghadapi pemenang pertandingan Jordan Faith dengan Corey Dixon.
Sementara itu, pada sektor tunggal putri, unggulan pertama asal Taiwan, Ke-Chieh Hsu (13) melenggang usai mengatasi petenis tuan rumah, Josephine Clarabelle Suryanto, 6-0, 6-0.
Peringkat enam kejuaraan beregu ITF Word Junior Tennis Final 2025 mengincar gelar ITF perdananya setelah mencapai dua final turnamen selevel pada akhir tahun lalu, ITF J30 Pokhara, Nepal.
Apabila turnamen berjalan sesuai predikisi, Hsu akan melakoni duel dengan sesama petenis sebaya Asia Timur pada partai final. Pasalnya, unggulan kedua ditempati oleh finalis pekan pertama asal Tiongkok, Xinran Yan.
Pekan kedua turnamen besutan DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club) ini kembali dengan format gugur. Berdasar ITF World Tennis Tour Junior 2026 Regulation, turnamen entry level kini memberikan poin sejak perdelapan final.













