Advertisement

JAKARTA, Indotimes.co.id – Turnamen Catur Ramadhan Cup 2026, merupakan turnamen terakhir kepengurusan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia(PB Percasi) 2022-2026.

Turnamen catur cepat Ramadhan Cup yang ke-20 ini, sangat berarti bagi Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto diujung kepemimpinannya menahkodai olahraga catur di Tanah Air, mengingat dirinya tidak ingin lagi dicalonkan menjadi orang nomor satu  di PB Percasi.

Hal tersebut,  dikemukakan Sekjen PB Percasi, Henry Hendratno di sela-sela penutupan Ramadhan Cup 2026 di Wisma Karsa Pemuda Kemenpora, Senayan, Jakarta, Minggu(8/3).

Menurutnya, turnamen kali ini mengalami peningkatan dari sisi jumlah peserta yakni, 454 peserta.

Advertisement

Pasca turnamen, PB Percasi akan menggelar Musyawatah Nasional(Munas) pada 10-12 April di Hotel Batavia Heritage Cempaka Putih, Jakarta

“Dari Munas ini diharapkan muncul figur Ketua Umum baru PB Percasi untuk periode 2026-2030,” kata Henry Hendratno.

Dikatakan, soal figur calon ketua umum baru, pihak  masih mencari sosok yang tepat untuk memimpin PB Percasi berikutnya,   karena Ketua Umum PB Percasi, Drs. GM Utut Adianto sudah tidak bersedia untuk dicalonkan kembali.

“Itu diungkapkannya dalam Rapat Pleno Pengurus beberapa waktu lalu. Beliau sedang mencari figur yang tepat untuk menahkodai Percasi di pada periode kedepan ini,” ungkapnya lagi.

Meski.ada perubahan AD/ART yang disesuaikan dengan AD/ART KONI Pusat, yang tidak membatasi periode jabatan ketua Umum cabang olahraga. Namun, Utut Adianto tetap enggan dicalonkan kembali.

Kendati demikian, hingga saat ini, jajaran pengurus PB Percasi pun belum mengetahui siapa figur yang akan menjadi pemimpin di organisasi ini kedepan.

“Beliau menginginkan, penggantinya itu selain memiliki finansial kuat juga memiliki kepedulian yang kuat kepada olahraga catur,” tandasnya.

IM Yoseph Theolifus Taher Juara

Sementara itu IM Yoseph Theolifus Taher tampilmsebagti juara turnamen catur cepat Ramadhan Cup 2026, untuk kelompok open putra. Dari sembilan babak yang dipertandingkan selama dua hari (7-8 Maret 2026), Yoseph yang asal  Jabar ini  meraih poin tertinggi. Disusul GM Novendra Priasmoro dari Jakarta ditempat kedua dan IM Gilbert Elroy Tarigan juga dari Jakarta di peringkat ketiga.

Ketiganya sama-sana mengumpulkan 8 poin kemenangan, namun Yoseph unggul dalam perolehan  nilai relatif kemenangan dari Novendra dan Gilberr.

Untuk open putri, juara diraih pecatur asak DIY, WIM Shafira Devi Herfesa dengan raihan 7½ poin kemenangan. Peringkat kedua ditempati WCM Clementia Adeline dari Jakarta dengan  7 poin kemenanga. Sedang WFM Yemi Jelsen dari Jabar di piosisi ketiga dengan 6½ poin kemenangan.

Untuk kelompok putra dibawah usia 16 tahun, tampil sebagai  juara NM Kenny Horasino asal DIY dengan  8 poin kemenangan. Diikuti
Almagro Hasian Gultom asal Jakarta dengan 7½  poin kemenangan, serta pecatur asal.Banten, Dhanvant dengan Raihan 7 poin kemenangan .

Sementara untuk kelompok putri dibawah usia 16 tahun, pecatur asal Banten,  Alysha Putri Abdullah tampil sebagai juara setelah mengemas 8 poin kemenangan.Dia diikuti rekan sedaerahnya Baby Benita Sabana yang juga  sama sama mengumpulkan 8 poin kemenangan, namun Alysha unggul dari nilai relatif kemenangan. Pecatur asal Jabar, AFM Arini Angelina Lovly harus puas diperingkat ketiga dengan 6½  poin kemenangan.

Advertisement