TOKYO, Indotimes.co.id – Kloter (kelompok terbang) terakhir Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo tiba di Bandar Udara (Bandara) Haneda Tokyo Jepang, Senin (23/8) waktu setempat.

Rombongan ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) National Paralympic Committee (NPC) Osrita Muslim.

Kedatangan mereka disambut oleh Ketua Panitia Pendukung Olimpiade/Paralimpiade KBRI Tokyo,  E. Wisoko Aribowo, Kepala Bidang Politik Andi Ardiansyah, Kepala Bidang Penerangan dan Sosial Budaya Meinarti Fauzie serta jajaran staf KBRI Tokyo lainnya.

Wisoko Aribowo menyatakan rasa lega bahwa seluruh Kontingen Paralimpiade Indonesia telah tiba di Tokyo, dan seluruhnya dalam keadaan sehat dan siap tanding.

“Puji syukur Tim Paralimpiade Indonesia seluruhnya lolos test PCR, dalam keadaan sehat dan siap berlaga di ajang Paralimpiade Tokyo. Selamat berjuang, KBRI Tokyo siap sedia mendukung” ujar Wisoko.

Kloter terakhir Tim Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo berjumlah 11 orang terdiri dari atlet cabang olahraga (cabor) menembak Bolo Triyanto & Hanik Puji Astuti, 1 atlet cabor atletik Setiyo Budihartanto, pelatih cabor menembak Aris Hariyadi, pelatih cabor renang Dinda Ayu, pelatih cabor badminton Muhamad Nurachman dan tim pendukung lainnya.

Baca juga :  Ketika Menpora Selipkan Sport Science di Program WAH

Setiyo Budihartanto dari tim atletik mengapresiasi penyambutan  dari tim KBRI Tokyo dalam setiap kedatangan para atlet Paralimpiade.

“Terima kasih kepada teman-teman KBRI Tokyo atas penyambutan dan fasilitas yang disediakan. Mohon doa kan kami, kami siap bertanding semaksimal mungkin,” kata Setiyo.

Sebanyak 23 atlet paralimpiade  Indonesia, seluruhnya  sudah berada di Tokyo Jepang. Mereka akan bertanding di ajang  Paralimpiade Tokyo 2020.  Paralimpiade Tokyo  akan berlangsung mulai 24 Agustus  hingga 5 September 2021 mendatang.

Atlet  Paralimpiade Indonesia akan tampil  di tujuh cabor, yaitu badminton, atletik, renang, tenis meja, menembak, powerlifting, dan balap sepeda.