JAKARTA, Indotimes.co.id  – Budi Luhur University menjadi tuan rumah Launching Inisiasi Rally Raid Adventure (IRRA 2026), tepatnya di Doktorandus Koffie, Selasa (7/7). IRRA tahun ini akan dilaksankan di tiga  wilayah yaitu Subang, Majalengka, Indramayu, Jawa Barat. Mengusung konsep rally lintas alam, dengan memadukan balapan mobil 4×4 dan motor rally, yang terinspirasi dari Rally Dakar namun dikemas dengan karakter medan tropis Indonesia.

Budi Luhur University dipilih sebagi Launching IRRA 2026, karena Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro merupakan otomotif antusiast, sekaligus pernah ikut Rally Dakar Argentina, ”Saya mendukung kegiatan IRRA yang balapnya mirip Rally Dakar atau jadi Mini Rally Dakar. Berkembangnya IRRA diharapkan sebagai alat promosi wisata otomotif di daerah yang begitu indah alam dan budayanya,” Ungkap Kasih Hanggoro juga sebagai peserta IRRA 2025.

Antusias peserta IRRA 2025 begitu tinggi, bahkan ada beberapa dari negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan India. IRRA 2026 bakal lebih seru, karena diklaim trek lebih menantang. Selain itu peserta akan lebih banyak, baik dari local maupun mancanegara. Serta melibatkan lebih luas pihak terkait seperti Pemerintah Daerah, karena rute IRRA membutuhkan ratusan kilometer dangan suasana sepi dan bebas dari aktivitas Masyarakat.

Advertisement

Kompetisi IRRA 2026 ini menuntut kemampuan navigasi, ketahanan kendaraan, serta konsisten fisik dan mental peserta. Rutenya pun mencakup jalan tanah berliku, jalur berbatu yang terjal, hingga melintas Sungai -sungai kecil, kombinasi medan yang merepresentasikan kondisi alam Indonesia. Selain itu, mengangkat pariwisata daerah seperti dicanangkan pemerintah sebagai Sport Pariwisata.

Rektor Budi Luhur University, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., menyampaikan bahwa penyelenggaraan IRRA 2026 di lingkungan kampus memiliki nilai positif. Menurutnya, kegiatan seperti IRRA dapat menjadi ruang belajar yang dinamis, adaptif, dan dekat dengan kehidupan nyata.

Baca Juga: Delapan Klub Ramaikan Turnamen Piala Presiden 2026

“Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar di ruang kelas. Kampus juga perlu membuka ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal potensi diri, mengembangkan minat, dan membentuk karakter. Dari hobi, seseorang dapat menemukan bakat. Dari bakat, seseorang dapat membangun prestasi yang lebih hidup, nyata, dan bermanfaat,” ujar Prof. Agus.

Prof. Agus menilai olahraga rally bukan hanya soal kecepatan. Rally juga menuntut kecerdasan membaca medan, disiplin, keberanian mengambil keputusan, kerja sama tim, dan tanggung jawab. Karena itu, seorang pereli perlu memiliki “mental juara dan jawara”, ujarnya.

Mental juara berarti sikap untuk terus berusaha menjadi yang terbaik melalui kerja keras, disiplin, sportivitas, dan kemampuan bangkit setelah menghadapi kegagalan. Mental ini tidak hanya terlihat saat seseorang menang, tetapi juga saat ia mampu menjaga fokus, menghormati aturan, dan tetap konsisten menghadapi tekanan.

Sementara itu, mental jawara memiliki makna yang lebih luas. Jawara bukan hanya orang yang kuat atau berani. Jawara adalah sosok yang memiliki ketangguhan, kehormatan, rasa tanggung jawab, dan kemampuan menjaga nilai baik dalam setiap kompetisi. Dalam konteks rally, mental jawara tercermin dari keberanian menghadapi medan sulit, kemampuan menjaga keselamatan, menghargai lawan, serta menjunjung sportivitas.

“Rally mengajarkan banyak nilai penting. Ada keberanian, ketekunan, strategi, konsentrasi, dan tanggung jawab. Inilah yang kami lihat sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Mereka tidak hanya belajar menjadi pemenang, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang tangguh, sportif, dan berintegritas,” tambahnya.

Budi Luhur University memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk terjun ke dunia olahraga rally. Kampus memandang olahraga sebagai salah satu sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan daya juang.

Baca Juga: DPP PERBASI Gelar Rapat Pleno, Bahas dan Sahkan 10 Peraturan Organisasi

Advertisement