JAKARTA, Indotimes.co.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen. TNI. (Purn) Marciano Norman, mengapresiasi setinggi-tingginya kepedulian Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Pusat, di masa serba sulit tetap rela berkorban untuk menggelar penghargaan Golden Award Malam Anugerah Olahraga Siwo PWI Pusat 2020.

Penegasan itu disampaikan Marciano Norman ketika menerima audensi Ketua PP Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa dan jajarannya, di Seketariat KONI Pusat Senayan, Jakarta, Kamis (10/12).

“Setinggi-tingginya saya menyamaikan apresiasi kepada Siwo PWI Pusat yang tetap menggelar acara perngharaan untuk atlet dan insan olahraga. Saya akui acara pengharagaan olahraga ini sangat bagus dan luar biasa, terlebih di kondisi sulit ini. Terima kasih kepada Siwo PWI Pusat yang tak henti-hentinya terus memompa dan menyemangati atlet dan insan olahraga, dengan menggelar acara penghargaan. Pengharaan Golden Award Siwo PWI Pusat ini akan melecut atlet, pembina dan insan olahraga lainnya untuk menghadirkan prestasi setinggi-tingginya, demi mengharumkan nama bangsa dan negara di mata dunia,” kata Marciano.

Baca juga :  Singkirkan UEA dari Piala Asia, Timnas U-19 Lolos ke Perempatfinal

Ketua Umum PBTI dua periode itu menyakan akan hadir pada acara yang digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12) mendatang. Kepada Gungde Ariwangsa dan jajarannya, mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Marciano Norman, mengingatkan kepada panitia Golden Award 2020 untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Panitia harus tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat saat acara berlangsung. Jika perlu kepada peserta yang hadir terlebih dulu menjalani test sweb, demi kebaikan kita bersama,” terang Marciano.

Sementara Ketua Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa pada kesempatan ini melaporkan seputar kesiapan terkait pelaksanaan Golden Award 2020. Semula acara akan digelar Maret lalu. Namun akhirnya tertunda karena ada pandemi virus corona (Covid-19).

“Mengingat saat ini masih di masa pandemi Covid-19, kami sangat membatasi orang yang hadir langsung pada saat acara. Protokol kesehatan akan diterapkan dengan ketat. Kami juga akan melakukan rapid test kepada seluruh panitia,” tandas Ariwangsa.