, Indotimes.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menggelar kegiatan Pemuda Indonesia Mengaji yang dilaunching di Masjid Muwahiddin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (13/4).

Pada kesempatan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga () Zainudin Amali diwakili Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam. Asrorun Niam menyerahkan bantuan 2500 Alquran dan sajadah, kepada pemuda remaja masjid se-DKI Jakarta.

Asrorun Niam menyampaikan pesan Menpora bahwa Kemenpora mengapresiasi BKPRMI yang telah menginisiasi Program Pemuda indonesia Mengaji. Kegiatan ini dinilai sangat bermakna karena menggerakkan pemuda Indonesia untuk mengaji di seluruh Indonesia.

“Ini harus kita apresiasi, karena gerakkan ini sudah mulai langka di negeri ini, dan kami berpesan kepada BKPRMI untuk menjadikan momentum ini sebagai solusi memberantas buta aksara di Indonesia bagi remaja, pemuda, lansia yang hasil penelitan hampir 60 persen umat Islam tak bisa membaca alquran dengan baik,” ujar Asrorun Niam.
Sebelumnya saat menerima BKPRMI, Menpora Amali mengaku prihatin lantaran 60 persen pemuda Islam Indonesia tidak bisa mengaji.

Baca juga :  Gaya Orde Baru, Mobilisasi PNS pada 412 Harus Diusut

“Kita semua prihatin pemuda kita tak bisa mengaji, tapi saya lihat fungsi BKPRMI, dimana ada masjid disitu BKPRMI bisa berjalan,” ujar Menpora Zainudin Amali.

Menpora juga mengapresiasi upaya-upaya BKPRMI dalam memperjuangkan dan memfasilitasi komunikasi para guru ngaji dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan insentifmereka.

“Saya sangat mendukung BKPRMI, ini karya nyatanya. Kami apresiasi dan terimakasih peran BKPRMI di tengah masyarakat,” tandasnya.

Ketum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus menyampaikan terima kasih kepada Menpora Amali yang telah berkenan melaunchingkan Pemuda indonesia mengaji yang di mulai dari 13 april sd 28 Oktober 2021 dan akan menciptakan 1 juta Tahfizh quran pemuda indonesia serta menggerakkan 10000 rumah tahfizd BKPRMI di seluruh Indonesia.

Said Aldi Al Idrus mengatakan usai dilaunching, kegiatan Pemuda Mengaji ini rencananya akan terus berlanjut di seluruh Indonesia.”Di awal ramadhan setelah Ashar pemuda mengaji dimulai di masjid Menpora ini. Ini dimulai dari masjid Kemenpora dan terus berjalan sampai 29 Ramadan di seluruh provinsi,” jelasnya.

Baca juga :  MUI dan Pemerintah Siap Deklarasikan Gernas Pendewasaan Usia Perkawinan

Said Aldi Al Idrus juga menjelaskan sejumlah kegiatan lain yang akan dilaksankan beberapa bulan kedepan antara lain melantik 2 juta Pemuda Mengaji, Festival Pemuda Islam, Festival Anak Saleh dan Festival Pemuda Islam ASEAN