
JAKARTA, Indotimes.co.id – Bank Mandiri mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga nasional, khususnya di kalangan generasi muda. Bank berlogo pita emas ini kembali menjadi sponsor utama ajang Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2025, kejuaraan dunia golf junior paling bergengsi di Indonesia.
Turnamen internasional ini akan berlangsung pada 10-12 Juni 2025 di
Damai Indah Golf, PIK Course, menghadirkan puluhan pegolf muda berbakat dari empat benua, termasuk empat negara Afrika yang untuk pertama kalinya turut berpartisipasi, yaitu Botswana, Kenya, Namibia, dan Zimbabwe.

Pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation dan Presiden Direktur PT Damai Indah Golf Tbk Budiarsa Sastrawinata mengatakan, partisipasi dari Botswana, Kenya, Namibia, dan Zimbabwe pada tahun ini menambah warna pada edisi ke-28 turnamen tersebut. Hal ini menandakan MCGJWC telah menjadi magnet global bagi bakat golf muda.
“Sejak awal, kami membangun platform ini sebagai rumah lahirnya bintang-bintang golf masa depan. Dengan hadirnya peserta dari berbagai penjuru dunia, kami percaya kejuaraan ini menjadi titik temu prestasi, persahabatan, dan pengembangan karakter,” jelasnya.

Para pemenang kompetisi individu juga mendapat akses eksklusif ke turnamen profesional. Juara putra akan berkompetisi di Ciputra Golfpreneur Tournament (Asian Development Tour), sedangkan untuk pertama kalinya, juara putri akan tampil di Indonesia Women’s Open 2026 (KLPGA Dream Tour).
Tak hanya itu, format beregu juga dimodifikasi, menampilkan kombinasi dua pegolf putra dan dua putri dengan sistem perhitungan skor terbaik dari tiga atlet tiap putaran.
Dari dalam negeri, juara bertahan Rayhan Abdul Latief siap mempertahankan gelar dan bersaing ketat dengan Parin Sarasmut dari Thailand yang menjadi juara 2023.
Di kelompok putri, Prim Prachnakorn dari Thailand dengan World Amateur Golf Ranking (WAGR) No.103 di dunia dan Gemilau Joanne Kurnia dari Indonesia dengan WAGR No.574 menjadi sorotan utama.
”Sejak awal ikut pada tahun 2016, turnamen ini merupakan turnamen junior terbesar dan termegah di Indonesia. Gengsinya sangat tinggi, terutama di industri golf junior tanah air kita dan juga internasional,” ujar Rayhan Abdul Latief yang merupakan pegolf berusia 18 tahun, yang kini menyandang status WAGR No.156.
Tahun lalu, Rayhan dan Elaine Widjaja berhasil menjadi Best Gross Overall putra dan putri. Dua pegolf Indonesia ini merupakan atlet CGF.
Baca Juga: Buka Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026, Nirmala Dewi Minta Peserta Jaga Sportivitas
Selain pertandingan, berbagai kegiatan edukatif dan inklusif juga disiapkan untuk masyarakat umum bahkan bagi mereka yang belum mengenal golf sekalipun.
Pada 10 Juni mendatang, para siswa dari sejumlah sekolah yang ada di sekitar Damai Indah Golf PIK Course diundang khusus untuk mendapatkan pengalaman bermain golf, dengan dipandu oleh atlet-atlet CGF.
Selanjutnya, pada 11 Juni, akan ada permainan yang dilangsungkan di area Damai Indah Golf PIK Course. Lalu pada 12 Juni, akan diadakan Team Putting Challenge yang juga terbuka bagi masyarakat umum.
Sebelumnya, CGF juga ikut menggelar kegiatan Street Golf di Aloha PIK dan GBK Senayan sebagai upaya membawa golf ke ranah publik.
Melalui sinergi yang solid antara dunia olahraga dan finansial, Bank Mandiri meyakini bahwa ajang seperti CGJWC akan mempercepat lahirnya atlet muda berkelas dunia sekaligus memperkuat reputasi Indonesia sebagai destinasi sport tourism unggulan di Asia.
Pejabat Eksekutif Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan menyatakan Bank Mandiri hadir tidak hanya menjadi sponsor utama dalam sinergi dengan Ciputra Golfpreneur Foundation. Tetapi juga sebagai pendukung utama dari sisi perbankan, dengan menyediakan berbagai solusi transaksi digital yang mudah, aman, dan efisien selama berlangsungnya turnamen.
“Komitmen Bank Mandiri dalam mendukung ajang ini mencerminkan strategi kami untuk ikut mengembangkan potensi generasi muda agar mampu berprestasi di tingkat global. Turnamen ini adalah langkah konkret kami dalam mengakselerasi pertumbuhan atlet nasional, sekaligus bagian dari kontribusi kami dalam mendorong sport tourism di Indonesia,” ujar Jan Winston pada Senin (9/6).
Ciputra Golfpreneur Junior World Championship merupakan ajang golf junior yang diprakarsai oleh almarhum Dr. (HC) Ir. Ciputra 31 tahun silam. Setelah dipertandingkan sebagai kejuaraan berskala nasional hingga tahun 2003, lingkup kejuaraan terus meningkat sehingga secara berturut-turut melangkah ke level Asia Tenggara (2004), Asia (2006), dan menjadi level dunia pada tahun 2007.
Mereka yang turut mewarnai karier golfnya lewat ajang ini, di antaranya adalah Thanyakon Krongpha, Danthai Boonma, Sarit Suwannarut, Guan Tian-lang, Taiga Semikawa, Nasa Hataoka, Miyu Goto, Patty Tavatanakit, dan Pajaree Anannarukarn.













