JAKARTA, Indotimes.co.id – Gugun Gusman tampil perkasa pada partai utama perebutan sabuk juara kelas bantamweight dalam laga  Fight Night 53 OnePride MMA Fight of Warrior sukses digelar , Sabtu (20/11) malam.

Bertarung menghadapi penantangnya Nicolaus Brandon, Gugun tampil percaya diri, sejak ronde pertama dimulai.

Gugun mencoba memulai serangan melalui tendangan,  Brandon menghindar dengan menjaga jarak.  Brandon jug mulai mencoba menyerang,  namun Gugun berhasil membalas dan menekan Brandon ke pinggir cage.

Kedua petarung melakukan clinch, Brandon melepaskan knee ke arah Gugun. Brandon berhasil lepas, Gugun melakukan tendagan namun bisa diblock oleh Brandon. Gugun melakukan take down, Brandon masih bertahan dan mencoba melakukan triangle choke. Tapi Gugun berhasil lepas, ia di posisi atas dan melakukan pukulan, namun Brandon masih mampu menahan, hingga ronde pertama pun usai.

Memasuki ronde kedua , kedua petarung kembali melakukan jual beli tendangan. High kick dari gugun berkali-kali masuk dengan akurat dan power yang cukup kuat. Gugun melakukan take down dan mencoba melakukan ground and pound, sementara Brandon mencoba lepas dari Gugun. Posisi mulai berubah, Gugun masih dengan stamina yang cukup kuat, ia kemudian melakukan elbow pada detik-detik terakhir ronde kedua.

Baca juga :  Blue Eagle Juara Festival SSB Kampium Indonesia 2020

Ronde ketiga dimulai keduanya kembali dengan jual beli tendangan. Gugun kembali mendesak mengajak Brandon bermain bawah. Wasit sempat memberhentikan pertarungan karena knee dari Brandon, yang ternyata tidak mengenai kemaluan dari Gugun. Gugun melakukan kick dan pukulan, ia kembali melakukan take down dan melepaskan pukulan. Brandon yang terdesak masih mencoba lepas dari Gugun sampai ronde ketiga usai.

Ronde keempat dimulai keduanya masih dengan stamina yang cukup baik. Gugun melepaskan kombinasi pukulan dan membawa Brandon ke bawah. Brandon kemudian mencoba melakukan kuncian, namun Gugun berhasil lepas, ia berada di atas dan melakukan side control sambil melepaskan elbow dan pukulan-pukulan. Namun mental Brandon masih sangat kuat, ia tetap bertahan meskipun dihujani pukulan dari Gugun sampai ronde keempat berakhir. Namun baru saja ronde kelima dimulai, pelatih dari Brandon melakukan lempar handuk.

Baca juga :  Semarak Kembalinya Api Abadi Asian Games Menuju Jakarta

Gugun Gusman akhirnya berhasil memenangkan  pertarungan panjang dan melelahkan  yang  dia jalani untuk.mempertahankan gelar yang disandangnya itu.

“Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Saya bisa memenangkan laga ini, “:kata Gugun, seusai laga.

Gugun menyatakan sangat salut dan berterima kasih kepada Brandon, dengan waktu yang singkat bisa menggantikan Brian Lawitan juga memberikan perlawanan baik dan bagus sekali.

“Sebenarnya saya target selesai di ronde ketiga. Kedepannya saya ingin memiliki sabuk abadi dan mencoba bertarung dengan petarung-petarung lain di OnePride karena saya lihat dari skill-nya di kelas bantam banyak yang seimbang,” ungkap Gugun pula.

Gugun juga  berharap semoga Brian cepat sembuh dan dapat bertemu lagi di oktagon, memberikan pertarungan yang menghibur.

Selain partai utana perebutan sabuk juara kelas bantamweight,  laga   Fight Night 53 OnePride MMA Fight of Warrior,  juga menampilkan 3 partai perbaikan peringkat berlangsung dengan menerapkan standard protokol kesehatan yang ketat

Baca juga :  Liga 1 Digelar Awal Juli, Pertandingan Dipusatkan di Pulau Jawa

Sementara itu pada partai co-main event,  partai perbaikan peringkat kelas strawweight antara Guardiola Lumihi melawan Franstitus Tarigan, akhirnya dimenangkan  Guardiola Lumihi pada ronde ketiga.

Kemudian ada laga perbaikan peringkat kelas bantamweight OnePride FN 53 mempetemukan Aziz Lamarang dengan Fhasya Ikhsan. Laga ini dimenanfkan
Fhasya, setelah Aziz melakukan tap out pada ronde 1, menit ke 4, detik 47.

Pada partai perbaikan peringkat kelas bantamweight Jeffri Arianto “Hero Man” kontra Mandala Simanjuntak “Harimau Toba”. Jeffri tampil.sebagai pemenang, setelah menghentikan perlawanan Mandala dengan teknik rear naked choke dan memenangkan laga come back-nya hanya dengan satu ronde.