
PENANG,Indotimes.co.id – Dalam merayakan hari jadinya yang ke-25 tahun Konfederasi Catur ASEAN atau Asean Chess Confederation (ACC) memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung olahraga catur di negaranya.
Penghargaan diberikan bersamaan dengan kegiatan malam apresiasi turnamen 25th ASEAN+Age Group Chess Championship 2025 yang diselenggarakan di Penang, Malaysia.
Selain Eka Putra Wirya, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, penghargaan juga diberikan kepada Universitas Gunadarma. Ketiganya telah terpilih dari Indonesia untuk memperoleh penghargaan “Distinguished Sponsor Award” pada Asean Caissa Award 2024.

Distinguished Sponsor Award merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan ACC kepada mitra korporasi maupun perorangan untuk dedikasinya yang luar biasa dalam menggembangkan catur sebagai olahraga yang inklusif, kompetitif, dan bermartabat di tingkat regional.
Eka Putra Wirya memang dikenal sebagai sosok yang selalu berada di belakang dunia catur Indonesia, yang selalu siap membukakan jalan bagi para pecatur yang memiliki komitmen tinggi di olahraga ini.
Penghargaan kepada Eka Putra Wirya diterima Kristianus Liem, selaku
Kabid Binpres PB Percasi yang mewakili Eka Putra Wirya yang berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut.
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, mendapatkan penghargaan ini sebagai wujud komitmen berkelanjutan JAPFA dalam mendukung pengembangan catur. “Kami merasa terhormat menerima penghargaan ini. Bagi kami catur bukan sekadar olahraga tetapi juga sarana untuk membentuk karakter, melatih strategi, serta mengasah daya pikir taktis, ” ujar Rachmat Indrajaya, Director Corporate Affairs JAPFA dalam releasenya.
Sementara Universitas Gunadarma mendapatkan penghargaan ini karena dedikasi mereka, terutama dalam membuka peluang bagi para pecatur untuk memperoleh beasiswa dalam dunia pendidikan.
Prof. Dr. E.S. Margianti, SE, MM, Rektor Universitas Gunadarma yang hadir dalam acara penyerahan penghargaan tersebut menyampaikan bahwa kepedulian pada dunia catur sudah dimulai sejak 30 tahun lalu, dengan memberikan support kepada para pemain yang berlaga di event-event internasional.
“Kami bahkan sekarang juga mengembangkan Robot Catur yang dirancang untuk bisa bermain catur melawan manusia,” ujar Margianti tentang UG-Bogoljubov, robot catur hasil karya dosen dan mahasiswa Universitas Gunadarma.
Ketiga penerima penghargaan ini berharap dengan dukungan yang terus berkelanjutan yang mereka dedikasikan, dunia catur di Indonesia dapat semakin berkembang dan mampu menorehkan prestasi di ajang catur internasional.
Baca Juga: Buka Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026, Nirmala Dewi Minta Peserta Jaga Sportivitas













