JAKARTA, Indotimes.co.id – Sebanyak 19 pemain asing siap berlaga membela klub masing-masing dalam kompetisi lndonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2018/2019. Para punggawa asing tersebut sudah hadir di Indonesia sejak akhir pekan lalu, dan telah jalani tes kesehatan yang digelar IBL, Senin (5/11).

Para pemain asing tersebut dipilih oleh klub-klub peserta IBL dalam acara draft day beberapa saat Ialu. “Saya yakin seperti musim lalu, pemain-pemain asing ini akan memberikan warna menarik dan menambah oersaingan dalam IBL Pertamax musim ini. Klub-klub pasti lebih teliti dan Siap dalam memilih pemain asing yang mereka butuhkan,” kata Direktur IBL Hasan Gozali, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/11).

Sementara itu dari total 19 pemain asing, enam diantaranya sudah pernah berlaga di IBL. Sedangkan tiga diantaranya tetap dipilih klub lama mereka, yakni Dior Lowhorn (Satria Muda ), Wayne Bradford (Pelita Jaya), dan Madarious Gibbs (Satya Wacana Salatiga).

Baca juga :  Dewa United Esports Siap Bersaing di Semua Kompetisi

Sementara Kore White yang musim Ia|u membela Stapac Jakarta kini bergabung bersama Pelita Jaya, Gary Jacobs yang musim |a|u membela Garuda Bandung kini bergabung dengan Hangtuah dan Martavious Irving bergabung dengan Bogor Siliwangi.

Peran pemain asing memang sangat terasa dalam setiap klub. “Kami juga berharap para pemain asing bisa menularkan ilmu dan profesionalitas mereka kepada para pemain lokal masing-masing klub. Sebelumnya mereka juga sudah melakukan pemeriksaan medis dan hasilnya, semua pemain sudah lolos dan gak ada kendala. Jadi mereka semua sudah siap bermain,” jelas Hasan.
Laga pembuka IBL musim 2018/2019, yaitu seri pertama pada tanggal 30 November 2018 di GOR Sahabat, Semarang, Jawa Tengah. IBL masih menggunakan format Seri dalam menjalankan kompetisi musim 2018/2019, di delapan kota di tanah air.

Perbedaan musim ini dengan musim sebelumnya adalah dengan menambahkan kota penyelenggara baru, yaitu Denpasar, di Bali pada seri reguler. “Kami ingin memperluas jangkauan IBL di luar pulau Jawa dan menyapa penggemar bola basket nasional, disamping itu Bali memiliki fasilitas yang cukup baik,” papar Hasan.
Selain penambahan kota baru, IBL Pertamax juga akan menggelar pertandingan All Stars, yang berlangsung setelah usai seri-4 di Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah.