JAKARTA, Indotimes.co.id – Akhirnya, tim Piala Davis Junior Indonesia terbang menuju New Delhi India, Selasa (12/4) dini hari. Aldhito Ramadhan Dwi Kurniawan, Jahfal Muna Kanahaya dan Muhammad Rezky Djufri serta kapten Alex Santoso mengikuti babak Final Kualifikasi Zona Asia Oseania 2022.
“Akhirnya kami bisa berangkat dini hari ini. Setelah transit di Doha jadwal mendarat di New Delhi, Rabu (13/4) dini hari. Sekitar pukul 02.00 waktu setempat,” papar kapten tim, Alex Santoso.
Tim Davis junior tetap berangkat ke India guna menuntaskan satu laga terakhir babak penyisishan di Grup A melawan Pakistan pada Rabu (13/4). Sebelumnya tim ini terpaksa gagal bertanding melawan Australia pada Senin (11/4) dan tuan Rumah India pada Selasa (12/4).
Indonesia dipastikan kalah WO saat melawan Australia pada laga pertama Senin (11/4) karena keterlambatan pengurusan visa ke India. Mereka baru bisa terbang pada Senin (11/4) sore ke India, guna menghadapi laga kedua menghadapi India pada Selasa (12/4).
Namun nasib kurang beruntung dialami para petenis muda ini, mereka kembali gagal terbang ke India, Senin (11/4) sore karena terlambat tiba di Bandara Soekarno Hatta lantaran terjebak kemacetan parah akibat demo yang terjadi di Jakarta. Kondisi ini membuat mereka kembali harus kalah WO dari India, yang dijadwalkan bertanding pada Selasa (12/4).
Sesuai jadwal seharusnya mereka bertolak ke India Sabtu (9/4)akhir pekan lalu, namun karena terkendala visa keberangkatan mereka tertunda pada Senin (11/4), hingga akhir mereka baru bisa terbang ke India, pada Selasa (12/4) dini hari.
Keterlambatan ini membuat tim Merah Putih memberikan dua kemenangan cuma-cuma untuk Australia dan tuan rumah, India. Aldhito dkk bakal langsung tampil dalam laga terakhir penyisihan Grup A melawan Pakistan, Rabu (13/3).
“Semoga bisa menang dan terhindar dari posisi juru kunci Grup A,” harap Sekjen PP Pelti, Lani Sardadi, menyikapi keterlambatan kehadiran tim Piala Davis junior Indonesia di India.